PASURUAN, BRILIAN-NEWS.ID – Perseteruan antara Wahyudi alias Yudi dan Ismail Makky memanas bak bara. Makky, lewat kanal YouTube Infoopasuruan, melontarkan tuduhan liar bahwa sejumlah tokoh LSM dan wartawan membekingi Warkop G9 sekaligus menerima setoran bulanan.

Langkah Makky yang menyeret nama orang sembarangan membuat Yudi murka. Tak mau reputasinya diinjak, Yudi pun menggugat balik dengan somasi resmi.

“Ucapan itu disampaikan di muka umum. Saya minta klarifikasi resmi dan terbuka! Ini bukan sekedar nama baik, ini harga diri saya,” tegas Yudi, Selasa (26/8), usai mengirimkan somasi lewat kantor pos.

Menurut Yudi, pernyataan Makky adalah fitnah brutal. Video yang beredar di media sosial membuat reputasinya tercoreng luas.

“Somasi ini bukan gertakan. Makky wajib menjelaskan ucapannya di depan publik. Saya tidak akan diam difitnah!” tandasnya.

Yudi mengaku, sudah mencoba menghubungi Makky untuk meminta penjelasan langsung. Namun jawaban Makky justru memperkuat dugaan bahwa dirinya diseret secara ngawur.

“Dia bilang bukan saya yang dimaksud. Tapi saya cek, tidak ada satu pun nama lain yang cocok. Kalau saya jadi dia, saya pasti gentleman, berani tanggung jawab, bukan sembunyi,” sindirnya.

Kuasa hukum Yudi, Yoga Septian Widodo, S.H., menegaskan tuduhan Makky berpotensi menjadi kasus pidana.

“Langkah pertama kami adalah somasi tertulis. Pernyataan Makky merugikan klien kami dan memenuhi unsur pencemaran nama baik,” ujar pengacara muda yang berkantor di Lawang, Malang ini.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi awak media kepada Makky tak membuahkan hasil. Sosok yang sempat terlihat garang di video kini dinilai ciut nyali.

Diketahui, Makky sebelumnya juga dilaporkan ke Polres Pasuruan dalam kasus serupa yang menyeret nama dua tokoh LSM lainnya, Misbah dan Ujay. Situasi ini kian memanas, publik kini menunggu apakah Makky berani muncul dan mempertanggungjawabkan ucapannya, atau terus bersembunyi di balik layar.

(mal/kuh)